Emang segitu anehnya ya
kalo gue masih suka Power Rangers, Ultraman, Kamen Rider ataupun Kapten Tsubasa?
Temen-temen gue yang seumuran juga masih suka sama Doraemon, Hello Kitty, Sailor
Moon, Spongebob, tapi mereka nggak dianggap aneh. Bahkan barang-barang mereka
tematik, hampir selalu sesuai sama selera mereka. Misalnya yang suka Doraemon,
dari tirai kamar, jam dinding sampe peniti doraemon semua. Begitu juga yang
suka Hello Kitty, hampir semua boneka dan aksesoris make up bertema Hello Kitty. Gue bahkan nggak mengganti semua
barang-barang gue se-tematik itu, tapi kenapa gue yang dianggap aneh? Heran.
Apa gue harus mengganti semua barang-barang gue bertema Angry Bird?
Pernah juga gue
dibilang aneh ketika gue bercerita tentang kuliah interpreting. Bagi gue,
kuliah itu lebih gampang daripada serentetan kuliah yang sebagian besar bikin
kepala gue pening karena nahan kantuk. Interpreting
is so much fun karena gue nggak perlu susah-susah nulis berlembar-lembar.
Penilaiannya pun gampang, tinggal dengerin, terus diterjemahin. Kalo emang
nggak tau artinya, ya tinggal ngomong aja sebisanya. Sesimple itu. Well, mungkin dosennya juga asik sih
jadi gue bisa larut dalam kuliah itu. tapi kembali ke kalimat awal, gue dibilang
aneh karena sebagian besar temen-temen gue bilang interpreting bikin deg-degan.